Pesantren Ramadhan Ceria Resmi Dibuka, Siswa MI Salafiyah Warulor Antusias Ikuti Kegiatan Keagamaan

Wednesday, 11 March 2026
Admin MI
Pesantren Ramadhan Ceria Resmi Dibuka, Siswa MI Salafiyah Warulor Antusias Ikuti Kegiatan Keagamaan


Warulor – MI Salafiyah Warulor menggelar kegiatan Pesantren Ramadhan Ceria yang secara resmi dibuka pada Rabu (11/3/2026) di halaman gedung belakang madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 sebagai upaya mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang bernilai ibadah sekaligus menanamkan pendidikan karakter islami sejak dini. 🌙

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan doa pagi dan pembiasaan bacaan shalat bagi siswa kelas bawah. Sementara itu, siswa kelas atas melaksanakan shalat dhuha berjamaah yang dilanjutkan dengan kegiatan muroja’ah hafalan surat pendek melalui program One Day One Surah.

Memasuki pukul 08.30 WIB, seluruh siswa berkumpul di halaman gedung belakang untuk mengikuti acara pembukaan Pesantren Ramadhan Ceria yang dirangkai dengan peringatan Nuzulul Qur’an. Suasana kegiatan berlangsung meriah dengan kehadiran Badut Salfa yang memberikan ceramah sekaligus hiburan edukatif kepada para siswa.

Dalam ceramahnya, Badut Salfa menjelaskan bahwa Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa turunnya Al-Qur’an pertama kali kepada Nabi Muhammad saw. melalui Malaikat Jibril di Gua Hira pada malam 17 Ramadhan. Wahyu pertama yang diturunkan adalah firman Allah dalam Surah Al-‘Alaq ayat 1–5 yang memerintahkan manusia untuk membaca dan belajar.

Dengan gaya ceria dan komunikatif, Badut Salfa juga memotivasi para siswa agar selalu rajin belajar dan tidak mudah menyerah. Ia mencontohkan bahwa kemampuan yang dimilikinya dalam melakukan berbagai atraksi dan hiburan tidak didapatkan secara instan, melainkan melalui proses belajar dan latihan yang tekun.

“Anak-anak harus rajin belajar. Om Badut bisa melakukan berbagai atraksi karena Om Badut terus belajar dan berlatih. Jika kalian tekun belajar, kalian juga bisa menjadi anak yang hebat dan berprestasi,” ujarnya yang disambut antusias oleh para siswa. 🎉

Selain ceramah dan motivasi, kegiatan Pesantren Ramadhan Ceria juga diisi dengan pengkajian kitab klasik (kitab kuning) yang disesuaikan dengan jenjang siswa. Untuk siswa putra kelas atas diberikan materi dari kitab Ta’lim al-Muta’allim karya Burhanuddin Az-Zarnuji yang membahas tentang adab menuntut ilmu, pentingnya menghormati guru, kesungguhan dalam belajar, serta cara memperoleh ilmu yang berkah.

Sementara itu, siswa putri mempelajari kitab Risalatul Mahid yang membahas secara sederhana mengenai fiqih perempuan, khususnya tentang haid, nifas, serta tata cara menjaga kesucian dan pelaksanaan ibadah bagi perempuan. Materi tersebut disampaikan oleh guru pendamping dengan bahasa yang mudah dipahami agar para siswi dapat memahami ilmu dasar yang penting bagi kehidupan mereka.

Kepala Madrasah Muhammad Rizqon menyampaikan bahwa kegiatan Pesantren Ramadhan Ceria merupakan bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai religius dan membangun karakter siswa.

“Kami berharap melalui kegiatan ini para siswa dapat semakin mencintai Al-Qur’an, memahami ajaran Islam dengan baik, serta memiliki semangat belajar yang tinggi. Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan dan membentuk karakter anak-anak sejak dini,” ujarnya.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Pesantren Ramadhan Ceria di MI Salafiyah Warulor diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan spiritual sekaligus pembentukan akhlak bagi para siswa agar tumbuh menjadi generasi yang religius, disiplin, dan berakhlakul karimah. ✨